Kamis, 12 Maret 2015

grosir aksesoris korea bandung

Endang Prasetyorini (33), tertawa waktu anak lelakinya yang berumur 4 th. memeluknya serta berkata, " Ibu cantik bila pakai pakaian ini, " saat merampungkan fashion on the pedestrian, Jumat (19/9/2014). " Maklum lah mbak keseharian saya seringkali memakai seragam Satpol PP. Agak kesulitan sih mesti gunakan sepatu memiliki hak 12 senti, " terang wanita PNS yang telah bertugas di Satpol PP sepanjang 3 th. itu.

Endang adalah saah satu peserta peragaan baju yang di gelar di trotoar Taman Blambangan Banyuwangi, Jawa Timur, juga sebagai awal rangkaian aktivitas Banyuwangi Batik Festival 2014. Berbarengan kian lebih 250 peserta dari pelajar SMA/SMK, lembaga pemerintah serta swasta, dan BUMD/BUMN, mereka berlenggak lenggok diatas karpet merah selama 200 mtr. yang di gelar diatas trotoar memperagakan rancangan pakaian batik " Kangkung Setingkes ", salah satu motif batik Banyuwangi yang jadikan tema th. ini.

 " Bila persiapan cuma 3 hari buat untuk pakaian. Jenisnya simpel saja baju kerja. Susahnya sih cocok jalan. Nervous meskipun sehari-hari ngadepin beberapa orang. Namun bangga juga sih dapat memperkenalkan batik khas Banyuwangi, " tuturnya.

Pada Kompas. com, Endang mengakui hanya satu perwakilan Satpol PP yang turut peragaan baju itu. " Bila SKPD yang lain ada yang 5 orang, Satpol PP cuma saya lantaran yang lain mesti pekerjaan di lapangan. Bila banyak yang turut tidak ada yang jagalah dong, " tuturnya sembari tersenyum.

Tidak sama dengan Olivia Gunawan, siswa SMA 1 Banyuwangi. Ia mengakui telah punya kebiasaan turut peragaan baju. Tetapi jalan diatas trotoar adalah pengalaman yang baru. " Tegang iya. Soalnya dekat banget sama pemirsa. Bila pakaiannya ini design dari ibu termasuk juga sepatunya. Bila habisnya sih dibawah 500 ribu, soalnya kan harga kain batiknya murah serta bagus, " tuturnya.

Ia juga mengakui bangga turut fashion show itu serta mengharapkan semoga jadi pemenang. " Mau menang pasti namun yang utama ini pengalaman yang seru, " tuturnya.

Acara fashion show yang di buka oleh Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas itu di hadiri beberapa undangan, diantaranya perancang baju batik terkenal Priscilia Saputro yang sekalian melakukan tindakan juga sebagai salah satu dewan juri, pasangan artis Pungky Soewito serta Yatie Octavia, Putri Indonesia 2014 Elvira Devinamira, serta sebagian tamu yang lain.

Dalam sambutannya Bupati Banyuwangi menyampaikan supaya industri batik di daerah lebih yakin diri dalam mempromosikan potensi budaya lokal di Banyuwangi. " Harapan kebanyakan orang yaitu batik banyuwangi di kenal oleh beberapa orang bila dapat go internasional, " tuturnya.

Bupati Anas menyampaikan dari 44 motif batik di Banyuwangi, motif " Kangkung Setingkes " jadikan tema untuk Banyuwangi Batik Festival 2014. " Arti dari Kangkung Setingkes ini yaitu meskipun berlainan tetapi mesti satu kesatuan, " kata Anas. grosir aksesoris korea bandung

grosir aksesoris korea bandung Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ilham Septian

0 komentar:

Posting Komentar