Minggu, 22 Maret 2015

butik aksesoris korea online


butik aksesoris korea onlineSaat Coco Chanel serta Jean  Patou mengenalkan baju bergaya androgini th. 1920-an, blazer nampak jadi salah satu pilihan untuk golongan wanita. Bersamaan zaman, blazer semakin fleksibel dalam tehnik padu padan sekalian jadi elemen baju lintas jender.

Pasca-Perang Dunia I jadi saat untuk golongan wanita masuk masa kebebasan, yang juga tercermin dalam trend mode saat itu. Tampilan androgini, yang serba praktis, mulai disukai golongan wanita. Tampilan wanita dimotivasi oleh hasrat kebebasan dalam nikmati hidup sesudah perang yang membosankan.menjengkelkan. Wanita juga mulai tampak dengan potongan rambut pendek, merokok, dan kenakan blazer, jumper, celana panjang, serta rok yang menunjukkan betis.

Blazer dalam perubahannya lalu jadi kelengkapan baju wanita pekerja yang cukup esensial. Di th. 1980-an, blazer mencerminkan wanita yang mandiri, berkarier, serta penuh ambisi. Piranti shoulder pad atau bantalan bahu pada blazer yang berikan siluet gagah juga jadi utama.

Saat itu, setelan blazer dengan bantalan bahu jadi power-dressing yang mencerminkan ambisi serta kemampuan wanita didunia korporasi. Blazer dengan bantalan bahu berikan pesan intimidatif perihal kuatnya hasrat golongan wanita keluar dari dunia domestik serta ikut bertindak dalam dunia kerja yang pada awal mulanya didominasi golongan lelaki. Di th. 1980-an itu, setelan wanita dengan bantalan bahu semakin popular karena serial tv Dynasty yang menghadirkan perempuan-perempuan berambisi.

Seperti dibahas dalam buku 100 Ideas That Changed Fashion (Harriet Worsley, 2011), bantalan bahu saat sebelum th. 1930-an cuma dikenakan oleh golongan pria. Tetapi, pada 1931, desainer Elsa Schiaparelli mengenalkan setelan blazer untuk wanita dengan bantalan bahu yang lebar.

Bersamaan zaman, blazer yang sejatinya berperan juga sebagai rangkapan luar selalu berevolusi. Blazer tidak lagi terus-terusan sama dengan dunia korporasi. Saat ini, padu padan blazer dengan baju kasual semakin umum didapati. Kesan yang muncul terangkum dalam arti yang kerap kita dengar juga sebagai smart casual. Arti itu dengan cara bebas bisa disimpulkan juga sebagai tampilan yang enjoy, namun menawan.

Dulu, blazer biasanya tampak dengan beberapa warna solid yang gelap maupun kalem. Saat ini, design blazer tampak lebih meriah, bermacam motif serta bermacam warna, termasuk juga beberapa warna neon yang jelas. Potongan blazer juga lebih bermacam, dari mulai yang ekstra longgar sampai potongan yang cocok serta mempertegas siluet lekuk badan.

butik aksesoris korea online Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ilham Septian

0 komentar:

Poskan Komentar