Jumat, 13 Maret 2015

aksesoris korea dropship

Berlokasi di Hotel Hilton, Bandung, Jawa Barat, Asosiasi Perancang Entrepreneur Mode Indonesia (APPMI) menghelat pergelaran baju Fashion Tendance. Keseluruhan 24 perancang baju asal Jawa barat memamerkan semasing karya serta kreatifitas yang terangkum dalam Estructura.

Tetapi, diantara beberapa puluh desainer, ada lima orang yang mengakui di inspirasi dengan keindahan tanah Papua serta budaya warga setempat. Yemi Sudibjo, Anggiasari Mawardi, Elleonora Shindy, Misan Kopaka, serta Aam Laurisha, berhasil menghadirkan koleksi baju dengan ciri khas nuansa Papua.

Elleonora Shindy menghadirkan seri gaun pesta yang di dominasi warna biru turquoise serta gabungan abu-abu, biru, dan krem. Keseluruhannya mencerminkan keindahan laut daerah Misool, Raja Ampat, yang populer dengan pesona panoramanya yang mempesona.

Lalu, Yemi Sudibjo pilih membuat baju muslim yang kental dengan sentuhan baju keseharian warga Papua. Alhasil, beberapa besar koleksi Yemi juga kaya dengan detil rumbai-rumbai serta dekoratif koteka juga sebagai aksesories penghias kepala.

Setelah itu, Misan Kopaka menghadirkan baju pesta dengan warna dan detil yang berani. Warna merah, kuning, hijau, serta biru merepresentasikan sumber daya alam Papua, seperti terumbu karang bawah laut dan hasil tambang. Aksesories bordir serta handycraft menaikkan detil rumit nan cantik di gaun pesta Misan.

Terkecuali Papua, beberapa perancang seperti Harry Ibrahim, atau Jennij Tedjasukmana mengangkat keindahan rimba Indonesia. Nampaknya trend tema yang diangkat oleh beberapa perancang, karena perkiraan pola hidup di th. 2015 yang cenderung menonjolkan Re+Habitat, rehabilitation serta habitat.

Maksudnya, untuk tingkatkan kesadaran orang-orang pada keindahan alam Nusantara yang seiring berjalannya waktu mulai alami penurunan, disebabkan keserakahan kapitalis di peradaban moderen seperti saat ini. aksesoris korea dropship

aksesoris korea dropship Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ilham Septian

0 komentar:

Posting Komentar