Selasa, 10 Maret 2015

aksesoris korea bandung

minggu ini memanglah masih tetap tanggal tua. Tetapi, untuk beberapa warga Jakarta yang upah bulanannya telah masuk serta bikin kantong diisi kembali, bolehlah singgah ke Taman Monumen Nasional di Jakarta Pusat. Di taman ini product unggulan dari semua penjuru negeri menggoda untuk selekasnya dibeli.

Aktivitas yang berjalan di Monas ini bertopik ”Pameran Pangan Nusa (PPN) serta Pameran Product Dalam Negeri (PPDN) Nasional Th. 2014”. Kementerian Perdagangan Republik Indonesia jadi motor penyelenggara pameran ini. Spesial untuk PPN, th. ini adalah pameran yang kesembilan kalinya.

Pameran berjalan mulai sejak Jumat (26/9/2014) sampai Senin (29/9/2014). Ada dua tempat paling utama semasing untuk PPN serta PPDN. Diluar itu, ada panggung yang bakal menghadirkan group band terkenal tiap-tiap malam. Semalam, band D’Massive yang menghibur pengunjung sampai pameran ditutup pas jam 21. 00. Menyusul kelak malam serta Minggu (28/9/2014) pagi, ada Nugie and Band serta Kotak.

Pada Jumat, Sabtu serta Senin, pameran di buka jam 10. 00. Pada hari Minggu, pameran telah siap terima pengunjung mulai sejak jam 07. 00. Di tenda besar PPN, pada Minggu sore jam 16. 00, bakal ada juga chef Bara Pattiradjawane. Chef Bara didaulat unjuk kehebatannya mengolah beragam menu masakan di acara Demo Masak.

Diluar acara hiburan yang bertaburan bintang, daya tarik pameran pangan serta product dalam negeri ini malah ada di tiap-tiap product yang rata-rata dihasilkan oleh usaha kecil menengah dari beberapa daerah di 34 propinsi di Indonesia.

Masuk tenda besar PPN, beragam type buah lokal Indonesia menyongsong. Mangga gedong gincu asal Cirebon, Jawa Barat, yang kuning semburat merah serta hijau menyebarkan wangi khasnya. ”Yang di depan itu memanglah tak bisa di jual. Silahkan tentukan yang disini saja, ” kata Sentot dari Asosiasi Pasar Tani Kementerian Pertanian.

Sentot serta sebagian rekannya repot melayani konsumen yang berkeinginan dengan beragam buah-buahan lokal. Harga yang di bandrol juga cukup terjangkau, terutama bila dibanding dengan harga buah di pusat perbelanjaan moderen. Jambu bangkok besar sejumlah 3-4 biji dibanderol Rp 25. 000 saja. Satu sisir pisang raja yang siap disantap atau di proses cukup Rp 30. 000. Masih tetap ada lagi avokad, mangga indramayu, serta beragam type buah fresh nan lezat yang lain.

Pas di depan kios buah, ada deretan bintang pada PPN. Produknya bermacam serta siap dibawa peminat. ”Ini teh celup Tahongai Premium yang dapat menggempur hepatitis, cholesterol, asam urat, serta diabetes. Satu kotak ini dapat untuk penggunaan 40 hari. Harga nya Rp 200. 000, ” kata Hery Romadan, yang memiliki Teh Tahongai.

Hery jadi salah satu pemenang dalam UKM Award 2014 yang diumumkan oleh Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi waktu buka pameran, Jumat sore.

Pemenang UKM Award 2014 yang lain ada product Sotoji, soto santan instan yang terbuat berbahan alami serta sehat. Ada pula product dengan merk Bu Noni yang lakukan terobosan dengan bikin product paket bumbu karedok khas Betawi.

Diluar kios spesial untuk beberapa pemenang UKM Award 2014 itu, masih tetap ada kian lebih 100 kios yang tawarkan product makanan unggulan.

Dari Lampung, Dr Coffee dapat mengambil perhatian lantaran kemasannya yang apik komplit dengan logo Menara Eiffel, Paris, Perancis.

”Kemasannya berniat ada ikon Eiffel supaya lebih mendunia. Kami jual product Dr Coffee ini memanglah ke luar negeri, termasuk juga Perancis serta Jerman, ” kata pengelola Dr Coffee, M Alghazali Qurtubi.

Kopi luwak asli ikut jadi salah satu unggulan Dr Coffee. Diluar itu ada kopi lanang serta kopi petik merah. Kopi petik merah yaitu kopi yang cuma datang dari biji kopi berwarna merah saja atau yang telah masak benar.

Dari Surabaya, ada product untuk spa yang akan menggelitik beberapa wanita. Frana Spa tawarkan rangkaian product, seperti body butter, body krim scrub, sampai beragam type minyak aromatherapy. Harga jualnya mulai Rp 25. 000 per unit product.

aksesoris korea bandung


aksesoris korea bandung Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ilham Septian

0 komentar:

Posting Komentar