Minggu, 22 Februari 2015

aksesoris butik fashion korea

Trend batu akik memanglah tengah booming. Industri batuan vulkanik yang umum diminati golongan lelaki untuk jadikan mata cincin itu tengah tumbuh cepat sekian waktu terakhir. Tidak cuma di jual di pusat perhiasan, sekarang ini gerai akik dadakan bahkan juga banyak diketemukan di tepi jalan.

Mereka yang berburu barang ini biasanya lihat keindahan batu berdasar pada kejernihan, motif, atau warna. Beberapa pengagum atau kolektor akik tidak tidak sering mencari batu dari beragam daerah di Indonesia serta ikhlas merogoh kocek sampai beberapa puluh juta rupiah. Bukan hanya disenangi 'bapak-bapak' beritanya pria muda juga telah banyak yang jadi peminat. Bagaimanakah desainer perhiasan terkenal Rinaldy Arvianto Yunardi lihat hal semacam ini?

 " Pengagum akik memanglah tidak bakal ada habisnya ya. Namun bila tatanan yang classic (bentuk oval) di fashion sih masanya telah melalui, " ungkap Rinaldy waktu diwawancara lewat telephone, Rabu (18/2/2015).

Menurut Rinaldy, didunia fashion akik telah bukanlah jadi trend tetapi lebih pada suatu kegemaran atau hoby. Ia sendiri telah lama tak memakai type batuan ini pada koleksinya. Pria 45 th. itu paling akhir kali menerapkan akik di th. 2002. Saat itu ia memakai batu-batu akik yang datang dari banyak wilayah di Indonesia.

Walau sama dengan 'bapak-bapak', Rinaldy berasumsi bila akik masih tetap dapat diaplikasikan untuk aksesories wanita. Saat meluncurkan koleksi perhiasan bermaterial akik 14 th. waktu lalu, ia bahkan juga menerapkannya pada kalung, anting, gelang, sampai tas. Kepantasan akik juga sebagai pemanis dari aksesories wanita, menurut dia bergantung dari design yang didatangkan.

 " Itu bergantung bagaimanakah sang desainer menuangkannya. Buat saya akik jadikan anting atau kalung bagus asal desainnya keren. Akik yang berukir moderen dapat cantik jadi cincin. Bila memiliki bentuk oval jadi tampak kuno seperti bapak-bapak, " anjuran Rinaldy.

Akik yang dikira khusus lantaran ada dengan narasi atau makna sendiri ini memanglah tidak sering di cari wanita. Rinaldy memiliki pendapat hal itu karena karakter wanita yang tidak sering lihat suatu perhiasaan dari segi berarti. Mereka umumnya lebih menilainya keindahan suatu aksesories dari sisi design. Tidak sama dengan pria yang sering pilih suatu perhiasaan berdasar pada maknanya.

 " Bila laki-laki kan lihat batu ini ada pengertiannya, umpamanya dapat mudah bisa rejeki, dan sebagainya. Bila wanita umumnya yang utama cantik. " tutur desainer kelahiran Medan itu. aksesoris butik fashion korea

aksesoris butik fashion korea Rating: 4.5 Diposkan Oleh: moga berkah

0 komentar:

Poskan Komentar